Kisah ku dan saudara kembar ku yang beruntung
Malangnya nasibku, tapi ntah apa yang bisa kulakukan. Saat dilahir kan, secara fisik kami tidak ada sedikit pun perbedaan. Semua sama. Kami pun tidak aku terpisahkan sampai maut dan detik-detik penguburan, aku yakin itu. Saat baru di lahir kan, kami di manja, di perlakukan sama tanpa di beda kan. Tapi itu cuma berlangsung sementara. Ketika kami sudah mandiri, ke adila mulai di pertanyakan. Aku selalu iri dan tersayat melihat nasib baik yang di terima saudara kembarku. Iya di manja, di dandani, di perlakukan dengan sangat manusiawi dan selalu di utamakan. Sedangkan aku? Harus bergelut dengan kotoran, serba tidak boleh tau, dan di singkir kan. Apa dosaku di dunia sampai mereka memperlakukan aku segitu menjijikan nya? Sungguh tidak adil! Aku ingin di berlakukan secara adil! Tapi seperti nya tidak mungkin, seumur hidup ku aku hanya akan terus bersentuhan dengan kotoran, serba tidak boleh tau dan di singkirkan, ini lah nasib menjadi tangan kiri.
PS : zt garing ya? hahahaha ga tau mau posting apa xD
PS : zt garing ya? hahahaha ga tau mau posting apa xD
